Langsung ke konten utama

Perbadaan Lab Bahasa Manual dan Digital



Laboratorium bahasa manual memang tidak memiliki perbedaan yang terlalu mencolok dibanding lab bahasa digital dalam hal penampilan fisik baik di master control maupun student panel sehingga kedua tipe lab ini tidak dapat dibedakan hanya melalui tampilan fisik dan perangkat pendukung lainnya seperti : document camera, tape repeater, educational recorder, monitor dan keyboard per siswa; dan perangkat pendukung yang lain. Jadi, jangan sesekali anda membedakan kedua tipe laboratorium bahasa ini melalui perangkat-perangkat tambahan yang digunakannya. Namun yang pasti, karena lab bahasa tipe digital selelu dilengkapi dengan microcontroller, maka lab bahasa digital mempunyai fungsi yang lebih kompleks dan sangat banyak dibanding lab bahasa manual.
Lab Bahasa Manual, merupakan lab bahasa yang dibuat dengan memanfaatkan alat elektronika tanpa adanya controller. Sehingga fungsi lab bahasa ini standart. Tanpa terhubung dengan komputer, untuk perbaikan lab manual ini menjadi lebih mudah. Lab ini biasa digunakan pada sekolah SD maupun SMP, sedangkan Lab Bahasa Digital, yakni lab bahasa yang sudah menggunakan microcontroller untuk mengatur beberapa fungsi perangkat lab bahasa. Dengan menggunakan tombol digital, lab bahasa ini sudah bisa menggunakan fitur interupt, talk all dan inzo. Untuk informasi lebih lanjut kunjungi arionindonesia.co.id . Terima Kasih 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Langkah-Langkah Pembelajaran dalam Lab Bahasa

Hal yang perlu dilakukan sebelum melaksanakan pembelajaran di dalam laboratorium bahasa : 1. Pemetaan Kompetensi Inti (KI) & Kompetensi Dasar (KD)   Bersama sesama guru mata pelajaran bahasa (Bahasa Indonesia, Daerah, Inggris, Asing lainnya) melalui MGMP sekolah/kelompok kerja/kabupaten, guru mencermati KI & KD mata pelajaran yang terdapat pada Permendikbud No. 24 Tahun 2016 dan memetakan KI & KD mana yang tepat disajikan dalam pembelajaran di laboratorium  bahasa. Kegiatan memetakan KI & KD dapat dilakukan bersamaan dengan penyusunan silabus atau setelah silabus tersusun. Pemetaan dapat didasarkan pada jenis kompetensi yang ditargetkan atau didasarkan pada ketersediaan media/software di laboratorium bahasa. Jika didasarkan pada jenis kompetensi yang ditargetkan, terlebih dahulu guru menentukan KD mana yang dapat lebih efektif diraih peserta didik melalui  pembelajaran di laboratorium bahasa, kemudian mentukan media/software yang sesuai dengan KD ya...

Peranan Lab Bahasa dalam Pembelajaran

Penggunaan laboratorium bahasa terutama untuk pembelajaran bahasa asing menjadi sangat populer sejak zaman Perang Dunia II, terutama di Amerika Serikat, dalam upaya melatih berbahasa asing bagi personel angkatan perang yang akan ditugaskan ke daerah-daerah pendudukan di negara asing. Laboratorium bahasa pada waktu itu dimanfaatkan terutama sebagai upaya mengatasi kekurangan tenaga guru. Jadi salah satu fungsinya adalah seolah-olah menggantikan tenaga guru. Sebagai “pengganti guru” potensi laboratorium bahasa yang paling besar ialah memberikan pelatihan yang bersifat menghafal dan menirukan (rote learning/listen & repeat ) secara mekanistik tanpa lelah. Dengan demikian materi software lab bahasa pembelajaran bahasa pun didesain dengan pendekatan mekanistik yang tujuannya membentuk kebiasaan (habit forming ) dalam menerapkan  pola kalimat. Pendekatan semacam inilah yang disebut pendekatan audio-lingual, yang  berdasarkan teori ilmu psikologi behaviorisme dan aliran ...

Lab Bahasa Sebagai Sarana Pendukung

Secara konversional , lab bahasa pada umumnya merupakan sebuah ruangan yang berisi meja atau boothyang dilengkapi dengan tape player dengan segala kelangkapannya dan control booth guru atau pengamat dan digunakan untuk pembelajaran bahasa. Tape player memiliki fasilitas untuk play, rewind forward ,dan record . Peserta didik dapat berlatih menggunakan bahan rekaman dan mengikuti kegiatan pembelajaran bahasa secara individual atau berkelompok, dan guru dapat mendengarkan masing-masing peserta didik melalui headset khusus lab bahasa. Pada saat ini, laboratorium bahasa konvensional di banyak lembaga telah digantikan dengan laboratorium multimedia berupa ruang yang dilengkapi dengan jaringan komputer yang terhubung dengan jaringan internet, perangkat lunak yang sesuai, dan  peralatan lain yang dirancang untuk membantu peserta didik belajar bahasa baik dengan  bimbingan guru maupun tanpa bimbingan guru. Laboratorium multimedia tidak hanya memenuhi fungsi yang ada pada lab...