Pada saat ini, laboratorium bahasa konvensional di banyak lembaga telah digantikan dengan laboratorium multimedia berupa ruang yang dilengkapi dengan jaringan komputer yang terhubung dengan jaringan internet, perangkat lunak yang sesuai, dan peralatan lain yang dirancang untuk membantu peserta didik belajar bahasa baik dengan bimbingan guru maupun tanpa bimbingan guru. Laboratorium multimedia tidak hanya memenuhi fungsi yang ada pada laboratorium bahasa konvesional, namun juga memiliki fungsi-fungsi yang memungkinkan pelaksanaan kegiatan pembelajaran dengan berbagai moda dengan menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang terkini. Jangan lupa kunjungi arionindonesia.co.id untuk informasi lebih lanjut. Terima Kasih
Hal yang perlu dilakukan sebelum melaksanakan pembelajaran di dalam laboratorium bahasa : 1. Pemetaan Kompetensi Inti (KI) & Kompetensi Dasar (KD) Bersama sesama guru mata pelajaran bahasa (Bahasa Indonesia, Daerah, Inggris, Asing lainnya) melalui MGMP sekolah/kelompok kerja/kabupaten, guru mencermati KI & KD mata pelajaran yang terdapat pada Permendikbud No. 24 Tahun 2016 dan memetakan KI & KD mana yang tepat disajikan dalam pembelajaran di laboratorium bahasa. Kegiatan memetakan KI & KD dapat dilakukan bersamaan dengan penyusunan silabus atau setelah silabus tersusun. Pemetaan dapat didasarkan pada jenis kompetensi yang ditargetkan atau didasarkan pada ketersediaan media/software di laboratorium bahasa. Jika didasarkan pada jenis kompetensi yang ditargetkan, terlebih dahulu guru menentukan KD mana yang dapat lebih efektif diraih peserta didik melalui pembelajaran di laboratorium bahasa, kemudian mentukan media/software yang sesuai dengan KD ya...
Komentar
Posting Komentar